Memilih access door lock untuk kantor sebaiknya tidak hanya melihat harga, tetapi juga menyesuaikan dengan jenis pintu, jumlah pengguna, dan tingkat keamanan ruangan. Setiap kantor memiliki kebutuhan berbeda, ada yang cukup menggunakan kartu RFID, ada juga yang lebih cocok menggunakan fingerprint, PIN, atau face recognition.
Untuk kantor kecil, ruko, ruang staff, atau ruang meeting, sistem access door standalone biasanya sudah cukup. Sistem ini lebih simpel, biaya lebih hemat, dan tidak membutuhkan server khusus. User bisa didaftarkan langsung melalui alat, seperti kartu, PIN, sidik jari, atau wajah.
Sedangkan untuk kantor besar, gedung bertingkat, pabrik, sekolah, gudang besar, atau perusahaan dengan banyak karyawan, lebih baik menggunakan access door berbasis server/software. Dengan sistem ini, admin bisa mengatur hak akses setiap pintu, melihat riwayat keluar-masuk, menambah atau menghapus user, dan membuat laporan akses dengan lebih rapi.
Jenis pintu juga perlu diperhatikan. Untuk pintu kayu, aluminium, atau besi, biasanya bisa menggunakan magnetic lock. Untuk pintu kaca, sering kali membutuhkan bracket khusus atau dropbolt agar pemasangan lebih aman dan rapi.
Selain itu, pertimbangkan juga penggunaan battery backup. Access door membutuhkan listrik, jadi jika lokasi sering mati listrik, battery backup sangat disarankan agar sistem tetap bisa bekerja sementara.Kesimpulannya, jika kebutuhan hanya untuk 1 sampai 3 pintu dengan jumlah user sedikit, sistem standalone sudah cukup.
Tetapi jika kantor memiliki banyak pintu, banyak karyawan, dan membutuhkan laporan akses keluar-masuk, maka sistem access door berbasis server/software lebih tepat digunakan.
PT. Fajar Mulia Teknologi melayani pemasangan access door untuk kantor, sekolah, klinik, gudang, ruko, ruang staff, ruang meeting, dan area penting lainnya di wilayah Jabodetabek.